Naik Kelas


Kita semua pasti pernah kan mengalami ujian di sekolah?
Buat apa sih ada ujian di sekolah?

Ya. Untuk naik kelas. Naik ke level belajar yang berikutnya, yang lebih tinggi, yang lebih banyak tantangan.
Begitu pula dengan kehidupan kita, tentu dong kita mau "naik kelas" dari kehidupan kita yang sebelumnya?
(Di sini saya mikir, wah pas banget nih dengan keadaan saya yang sedang terombang-ambing :") )

Pastor Jose Carol bilang bahwa naik kelas itu ibaratnya pencapaian bagi hidup kita. Sulit, tentunya.

Naik itu selalu lebih berat, perlu usaha, tenaga, dan komitmen yang lebih besar. Ya seperti ujian di sekolah saja, tentu berat dan susah kan?

Untuk naik kelas, ada 3 fase yang akan kita lewati. Apa saja itu?

1. Masa Belajar
Penguasaan materi di level ini menentukan banget keadaan kita di level berikutnya. Kalau kita "matang" di masa belajar, pasti kita nggak akan menemukan kesulitan di level yang lebih tinggi. Ibaratnya kita harus menyelesaikan soal matematika yang sulit di kelas 6, tentu kita harus menguasai basic matematika yang kita pelajari di kelas 3, 4, atau 5, bukan? Begitu pula dengan kehidupan kita.

Kita butuh untuk punya hati yang baru, hati seorang murid. Ada beberapa yang bisa kita "pelajari" misalnya belajar untuk jadi dewasa secara rohani, belajar melawan rasa takut atau khawatir, belajar untuk mengendalikan diri, hingga belajar untuk memberi dan mengasihi sesama.

"Belajarlah dengan giat agar bisa menuju ke depan dan nggak balik lagi ke awal (mengulang kelas)," kata Jose.

2. Masa Ujian
Ujian itu perlu lho, kenapa?
Karena dengan ujian itu, kita bisa mengetahui dan emngevaluasi dii kita sendiri. Ujian perlu datang agar kita tahu apa yang sudah kita ketahui dan mana yang belum kita kuasai. Kita juga perlu tahu dong, kita sudah siap untuk maju ke level berikutnya atau belum?

Kadang dalam kehidupan, kita suka berpikir "Why God always put us in this area? Kenapa kok kayaknya masalah saya balik lagi balik lagi? Kenapa masalah saya selalu itu-itu saja?". Mungkin saja, karena kita memang belum menguasai area itu (sebut saja cinta, keuangan, karir, dan lainnya).

Ujian datang bukan untuk menjatuhkan, tapi agar kita "naik kelas".

Satu hal yang perlu diingat, Tuhan nggak pernah kasih cobaan untuk kita. Yang kasih cobaan (temptaition) itu iblis. Tuhan itu ngasihnya ujian.

"Tidak ada ujian yang terlalu berat untuk kita, karena itu kita harus punya mental yang baru. Saat kita ujian, akan ada yang harus kita korbankan. Sakit, pasti! Tapi masa ujian itu memang tak selalu mudah, tapi juga tak pernah terlalu sulit. Jadi, kita pasti bisa melewatinya," kata Jose Carol.

3. Masa Liburan
Di sinilah masa di mana kita bisa tenang, bisa lega, dan senang karena bisa melewati "ujian hidup". Setelah itu, kita mesti balik lagi ke masa belajar, tentu di level atau kelas yang lebih tinggi :")

So, di area hidup kamu manakah yang perlu naik kelas?
Cinta? Karir? Keuangan? Bisnis?
Ask Holy Spirit to lead you until you find the answer.

God bless you, dear friends!

Penuh Kasih,
-Natasha- 

Comments

Popular Posts